Terkungkung dalam kehidupan serba kekurangan, sebagian warga berani menukar aqidahnya. Kaum misionaris bergerak menyisir Garut Selatan (garsel) sebagai sasaran empuk pemurtadan.
Entah apa yang terpikir dalam benak Tata, seorang warga yang tinggal di Kecamatan Talegong. Karena hidup sebagai kuli tani yang serba kekurangan akhirnya menjadi seorang murtadin. Parahnya, dua anaknya mengikuti jejak dirinya menukar aqidah.
Tata sekeluarga tinggal di Kampung Cibatu RT 04/09 Desa Sukamulya, Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut. Atas bujukan sang ayah, dua anak Tata, Idin dan Caca pindah bekerja di Soreang. Ternyata, di Soreang mereka dijejali dengan ajaran Nasrani. Hingga akhirnya, beberapa tahun lalu, mereka dibaptis di wilayah Ciranjang, Kabupaten Cianjur.
Baca selengkapnya : Pemurtadan Menyisir Garut Selatan






0 komentar:
Posting Komentar